Senin, 10 Oktober 2016

PERAN MIKROKOMPUTER DALAM SISTEM KOMPUTER



PERAN MIKROKOMPUTER DALAM SISTEM KOMPUTER

Mikrokomputer adalah suatu sistem yang berbasis mikroprosesor yang digunakan untuk memproses data dengan dengan cepat dan interkoneksi antara mikroprosesor dan dengan memory utama serta antarmuka input-output(I/O interface) yang dilakukan dengan menggunakan sistem interkoneksi bus. Mikroprosesor dengan piranti pendukungnya dikatakan membentuk suatu mikrokomputer. Jika CPU dan peralatan pendukungnya berada pada IC yang sama, serta digunakan untuk penerapan sistem kendali maka IC tersebut disebut sebagai sebuah mikrokomputer.
Sistem mikrokomputer terdiri dari dari tiga bagian utama, yakni:

1.Central Processing Unit (CPU)

  Central Processing Unit terdiri dari dua bagian utama yakni yakni Control Unit dan Arithmatic Logical Unit (ALU). Control Unit atau unit pengendali berfungsi untuk mengambil, mengkode dan melaksanakan instruksi sebuah program yang tersimpan dalam memori. Unit pengendali atau control unit juga berfungsi untuk mengatur urutan operasi seluruh sistem. Control unit atau unit pengendali berfungsi untuk menghasilkan dan mengatur signal pengendali yang diperlukan untuk menyerempakkan operasi, aliran dan instruksi program. Arithamtic Logical Unit (ALU) adalah sebuah unit yang berfungsi untuk melaksanakan operasi matematik dan operasi-operasi logika.

2. Memory Unit

 Memory Unit (Unit Penyimpanan) adalah unit-unit yang mengandung program-program yang bersangkutan dan data yang sedang diolah. Memory utama pada mikrokomputer terdiri dari dua macam.
• RAM(RandomAccessMemory)
RAM adalah unit memori yang dapat dibaca dan/atau ditulisi. Data dalam RAM bersifat volatile (akan hilang bila power mati). RAM hanya digunakan untuk menyimpan data sementara, yaitu data yang tidak begitu penting (tidak masalah bila hilang akibat aliran daya listrik terputus)
• ROM(ReadOnlyMemory)
ROM merupakan memori yang hanya dapat dibaca. Data tidak akan terhapus meskipun aliran listrik terputus (non-volatile).
3. InputOutput(I/O)Unit
Unit yang berhubungan dengan peripheral system mikrokomputer. Piranti Input/Output (I/O interface) dibutuhkan untuk menghubungkan piranti di luar sistem. I/O dapat menerima/memberi data dari/ke mikroprosesor. Untuk menghubungkan antara I/O interface dengan mikroprosesor dibutuhkan piranti address. Dua macam I/O interface yangdipakai yaitu: serial dan paralel. Piranti serial (UART/universal asynchronous receiver-transmitter) merupakan pengirim-penerima tunggal (tak serempak). UART mengubah masukan serial menjadi keluaran paralel dan mengubah masukan paralel menjadi keluaran serial. PIO (paralel input output) merupakan pengirim-penerima serempak. PIO dapat diprogram dan menyediakan perantara masukan dan keluaran dasar untuk data paralel 8 bit.

Kamis, 06 Oktober 2016

Mega Proyek Kilang Minyak Pertamina di Kota Bontang




Kilang minyak merupakan tempat kerja favorit sebagian besar masyarakat
Kilang Minyak
Mega proyek unit pengolahan minyak atau kilang minyak di Bontang belakangan ini menjadi suatu hal yang ramai diperbincangkan terutama di kalangan masyarakat propinsi Kalimantan Timur. Menurut informasi saat ini bahwa  PT. Pertamina akan mengangarkan dana sebesar 120 triliun untuk proyek kilang tersebut dan rencanya proses pembangunannya akan dimulai pada tahun 2017.

Pembangunan Kilang Minyak Pertamina di Bontang

Dalam hasil pertemuan antara Pemkot Bontang maupun DPRD dengan Pemerintah pusat menyatakan bahwa memang sejak awal kota Bontang diprioritaskan untuk proyek kilang ini. Keputusan tersebut telah disesuaikan dengan beberapa aspek sehingga akhirnya Bontang dinyatakan siap untuk menerima proyek ini dan kedepannya akan melayani suplai produk bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG ke beberapa wilayah di Indonesia Timur.

Adapun usaha yang saat ini sedang direalisasikan oleh Pemkot Bontang yaitu mempercepat proses izin yang diperlukan seperti IMB (Izin Mendirikan Bangunan), pembebasan lahan dan izin pembangunan wilayah berdasarkan tata ruang kota.

Kilang minyak Bontang ini akan dibangun di area lahan PT. Badak NGL seluas 550 hektar dengan waktu pengerjaan sekitar empat tahun. Rencannya kilang tersebut akan berkapasitas 300.000 barrel/hari, apabila memang demikian maka dipastikan bahwa kilang baru ini kapasitasnya akan melebihi kilang minyak Balikpapan yang hanya berkapasitas 260.000 barrel per hari.

Program Pemkot Bontang yang akan menjadikan Kota Bontang menjadi kawasan industri nampaknya sejalan dengan proyek pembangunan kilang minyak Pertamina tersebut. Nantinya bila kilang minyak baru ini resmi beroperasi maka akan menambah jumlah produksi bahan bakar minyak nasional sebesar 300.000 barrel dan diperkirakan akan menyerap 10.000 tenaga kerja baik itu level tenaga kerja ahli maupun tenaga kasar.

Melihat banyakanya jumlah tenaga kerja yang mampu diserap tentu saja membuat banyak orang menanti maupun berharap agar proyek pembangun kilang minyak Bontang cepat selesai dan segera beroperasi. Saya sendiri berharap agar suatu saat nanti lulusan-lulusan teknik perminyakan dari perguruan tinggi Kalimantan Timur dapat berkarir/bekerja pada kilang baru ini mengingat semakin banyaknya pemuda-pemudi Kaltim yang melanjutkan jenjang pendidikan mereka pada bidang teknik perminyakan.

Perlu diketahui bahwa saat ini Bontang telah memiki beberapa sektor industri berskala besar yang cukup tenar di Indonesia seperti PKT Bontang (Pupuk Kaltim Bontang) dan perusahaan gas alam cair PT. Badak NGL. Selain di sektor migas maupun petrokimia, kota ini juga memiliki kawasan pertambangan batubara seperti lokasi tambang PT. Indominco.

Dengan adanya proyek pembangunan kilang minyak Bontang tentu akan membuat masyarakat khusunya di Kalimantan Timur berharap agar kedepannya kelangkaan BBM yang masih sering terjadi di berbagai daerah dapat diminimalisir, karena sungguh sangat disayangkan dan akan terdengar aneh apabila kota yang memiliki unit pengolahan migas masih mengalami kelangkaan bahan bakar minyak maupun produk hasil olahan minyak bumi lainnya

 cr: http://www.prosesindustri.com/2015/12/mega-proyek-kilang-minyak-pertamina-di.html


Menurut saya ada positif dan negatif dari pembuatan proyek
Postifnya masyarkat setempat di berikan lahan pekerjaan dan memperkenalkan kota Bontang lebih lagi dimata masyarakat dalam negri maupun luar negri, dan kawasan Kalimantan ini lebih banyak ter supply BBM dengan baik

Negatifnya membuat lingkungan disekitar menjadi kurang udara bersih dan dipenuhi polusi yang tidak baik di hirup untuk kesehatan masyarakat setempat, proyek inipun banyak membuat resiko bagi lingkungan apabila dikelola dengan tidak baik.

Sebaiknya sebelum membuat proyek ini dipikirkan juga lahan hijau agar masyarakat sekitar dapat mendapatkan udara segar, mengantisipasi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti longsong, banjir yang membahayakan semua masyarakat yang ada disana.

Selasa, 19 April 2016

Job Aplication letter

Jakarta, December 20, 2010
To:
Unitama Megatrading Corp
Human Resources Department
Puri Kembangan Street Kav.102
Jakarta Barat

Dear Sir,
I know that Unitama Megatrading Corp. is one of the biggest retail product distributors in Indonesia, and I am sure it would be an excellent career opportunity to join in and work for this respective company.
I would like to apply for direct marketing and sales officer position in your company. I am in good health, willing to work, fast learning, and work well with others. I have my own vehicle, driving license A and C. Also, I have good communication skill and speak English fluently both oral and written.
I was graduated from Akademi Manajemen Perusahaan (AMP) YKPN Yogyakarta, majoring in Marketing Management in December 2003, and have been working for Pratama Corp Retails in sales and marketing department since January 2004. I believe my 2 years experience in this related field would be useful for me to contribute your company better.
I would greatly appreciate an opportunity to convince you that my services would be an asset to your company. I assure you that a high level of efficiency would be applied to any assignment given to me. I hope my qualifications and experiences merit to your consideration.
Thank you for kind attention, and I am looking forward to your reply.

Yours Faithfully,
           
Abdul Malik



cr: http://www.belajaringgris.net/surat-lamaran-pekerjaan-dalam-bahasa-inggris-1594.html

Minggu, 10 April 2016

The Different between the TOEFL (Test Of English as a Foreign Language) atau IELTS (International English Language Testing System).



The Different  between the TOEFL (Test Of English as a Foreign Language) atau IELTS (International English Language Testing System).

1.      IELTS (International English Language Testing System).
           
            In general a IELTS test accepted by institutions in an Australian state, England and New Zealand. Ielts is the trial of the ability of English that are held together by the University of Cambridge, the british council and idp education Australia. On a test ielts, of English used is the language of british.
            The participants ielts could pick module academic for who wanna register in University and higher education other or module training the general for that plans to follow the training non academic, to gain experience work or for the purpose of immigration. Test ielts assess any part with a score of 0-9, which will then flattened to score end in scale 0-9.
            In contrast to toefl, ielts all the answers will be written hand. There are four part, that is speaking, writing, listening and reading. In speaking section, participants test will be required to talking to a assessors directly with duration 12-14 minutes. Participants will be asked a few questions of himself. Ielts lasts longer than toefl namely can reach 2 hours 45 minutes.

2.      TOEFL (Test Of English as a Foreign Language)
           
            Toefl is a test English with the voice of America. The test carried out by the ets  (Educational testing service ) in the united states to all participants test in the whole on the world .In general test toefl prompted by University in United States and Canada.
                Toefl consisting of two type, namely TOEFL ITP and TOEFL IBT. Toefl itp (Instituional testing program) usually used for the Asia, with scores level that is institutional, mean just used to institutions and a local region particular and does not apply in countries around the world. In general, toefl used is the toefl ibt (the internet based test ) where you will be required to record all your answer in a computer that has an direct with the internet .Your answer will be sent directly to ets.
            Toefl consisting of  two type, namely toefl itp and toefl ibt.Toefl itp ( instituional testing program ) usually used for the asia, with scores level that is institutional, mean just used to institutions and a local region particular and does not apply in countries around the world.In general, test toefl used is the test toefl ibt ( the internet based test ) where you will be required to record all your answer in a computer that has an direct with the internet.Your answer will be sent directly to ets
            Test toefl itp divided into three sessions test, that is listening, structure and written expression and reading comprehension.The total value of maximum in toefl itp are 500 or 550 even 600. To toefl ibt covering reading, listening, speaking and writing. Test scores toefl ibt the latest with a maximum score 1* * *, with an average value requested is 80 or 90. Test toefl last for almost 4 hours.

cr:  http://www.ef.co.id/englishfirst/englishstudy/perbedaan-toefl-dan-ielts.aspx

Minggu, 06 Maret 2016

The role of english in the world of work

English is the Internasional Language most commonly used, as a thriving community and want to get better we have to interact to the world and we also need socialize with them to become a good country.
                Now this competition in the business world is very tight let alone 2015 will be free market asean where produk- products and foreign workers from neighboring will enter freely .Products in imports and exports will be exempted from the cost of tax.
Quality products , power competent and skilled of course is not enough since competitiveness business the bigger .Technology mastery and a foreign language should be important or obliged in the business world.
In the export import , mastery of english can be used to boost sales products , for example in communication , both communication between pelaki ekspor-impor producers or communication with consumers , for example promotion of advertising , halan website , and packaging products happened to have english and investors ekspor- imports , and consumers can know information about the company daan their products a complete uninhibited in trouble language
In education sector, at the level of university education and in some eyes the course was have requires the use of literature foreign speech, one of them english.Not appeared if they have to interpret one by one word is written, not to mention if there is meaning that difficult to understand.You probably think many the site that can translate into language indonesia but that this will it is very tiring.

The translator or named as an interpreter has become a profession recognized legally by the state.So the potential get money monthly or additional very large work through a translator

Selasa, 24 November 2015

PROBABILITY DAN NONPROBABILITY SAMPLING

PROBABILITY DAN NONPROBABILITY SAMPLING

Probability
         Setiap anggota populasi mempunyai  peluang sama untuk dipilih menjadi anggota sampel
         hasil penelitian dijadikan ukuran untuk mengestimasi populasi (melakukan generalisasi)
Non Probability
         Setiap anggota populasi tidak mempunyai  peluang sama untuk dipilih menjadi anggota sampel
         hasil penelitian tidak untuk melakukan generalisasi
Probability Sampling:
         Setiap elemen dalam populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk diseleksi sebagai subyek dalam sampel. Representatif ini penting untuk generalisasi
         Menentukan probabilitas atau besarnya kemungkinan setiap unsur dijadikan sampel. Dalam merencanakan sampling probabilitas, idealnya peneliti telah memenuhi beberapa persyaratan berikut:
         Diketahui besarnya populasi induk
         Setiap unsur atau kelompok unsur harus memiliki peluang yang sama untuk dijadikan sampel
1.      Simple  Random  Sampling
-          Teknik sampling secara acak, setiap individu dalam populasi memiliki peluang yang sama untuk dijadikan sampel
-          Syarat: anggota populasi dianggap homogen
-          Cara pengambilan sampel bisa melalui undian
-          Dikatakan simple (sederhana) krn pengambilan anggota sampel dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata.
2.      Simple Random Sampling: Undian
Dengan cara memberikan nomor-nomor pada seluruh anggota populasi, lalu secara acak dipilih nomor-nomor sesuai dgn banyaknya jumlah sampel yang dibutuhkan.
PROPORSIONATE STRATIFIED RANDOM SAMPLING
-          Teknik ini digunakan bila populasi mempunyai anggota/unsur yang tidak homogen dan berstrata secara proporsional
-          Anggota populasi heterogen, dan heterogenitas tersebut mempunyai arti yang signifikan pada pencapaian tujuan penelitian
-          Selanjutnya dari masing-masing strata dipilih sampelnya secara random sesuai proporsinya.
-          Sampling ini banyak digunakan untuk mempelajari karakteristik yang berbeda, misalnya, di sekolah ada kls I, kls II, dan kls III. Atau responden dapat dibedakan menurut jenis kelamin; laki-laki dan perempuan, dll.
-          Keadaan populasi yang heterogen tidak akan terwakili, bila menggunakan teknik simple random. Karena hasilnya mungkin satu kelompok terlalu banyak yang terpilih menjadi sampel.
3.      Disproportionate Stratified Random Sampling
-          Teknik ini digunakan untuk menentukan jumlah sampel, bila populasi berstrata tetapi kurang proporsional.
-          Jumlah guru di Kota Banjarmasin memiliki 1 orang lulusan S3, 4 orang lulusan S2, 178 orang lulusan S1 dan 156 orang lulusan Diploma. Maka Pengambilan sampel untuk S3 sebanyak 1 orang, S2 sebanyak 4 orang, sedangkan untuk S1 dan Diploma diambil secara proporsional.
4.      Cluster Sampling
-          teknik sampling daerah digunakan untuk menentukan sampel bila obyek yang akan diteliti sangat luas, misal penduduk dari suatu negara, propinsi atau kabupaten.
-          Sampling ini mudah dan murah, tapi tidak efisien dalam hal ketepatan serta tidak umum
Cluster Sampling (Area Sampling)
         Digunakan jika objek yang akan diteliti sangat luas
         Populasi biasanya dalam bentuk gugus atau kelompok-kelompok tertentu.
         Anggota gugus/kelompok mungkin tidak homogen
         Misalnya akan diambil populasi seluruh guru SD di Kota Bogor. Pengambilan sampelnya dengan cara membagi wilayah Kota Bogor ke dalam enam wilayah, kemudian dari masing-masing kecamatan diambil perwakilannya. Jumlah sampel tiap kecamatan diambil secara proporsional.
Non Probability Sampling
         Tidak mengukur sejauh mana karakteristik sampel mendekati parapemeter populasi induknya, sehingga dalam kenyatannya peneliti pada umumnya tidak dapatmengidentifikasikan populasi induk sama sekali.
         NPS adalah teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang/kesempatan yang sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel
a.      Sistematic Sampling
·         sampling sistematis adalah teknik pengambilan sampel berdasarkan urutan dari anggota populasi yang telah diberi nomor urut. Misalnya anggota populasi yang terdiri 100 orang. Pengambilan sampel dapat dilakukan dengan nomor ganjil saja, atau genap saja, atau kelipatan dari bilangan tertentu misal kelipatan bilangan 5 (1,5,10,15 dst)
b.      Sampling Kuota
      Teknik sampling dari populasi yang memiliki ciri-ciri tertentu sampai jumlah (kuota) yang dinginkan tercapai  berdasarkan pertimbangan tertentu.
      Cth. Jumlah yang diinginkan adalah 500 maka kita tidak akan berhenti sebelum angka 500 tersebut dipenuhi.
c.       Sampling Aksidental
      Teknik  sampling berdasarkan faktor spontanitas. Artinya siapa saja yang secara tidak sengaja bertemu dengan peneliti maka orang tersebut dapat dijadikan sampel
      Peneliti ingin mengetahui minat siswa untuk mengunjungi perpustakaan. Untuk pengambilan sampel, peneliti memberikan angket kepada para pengunjung perpustakaan dan dijadikan sebagai sampel
d.      Sampling Purposive
      Teknik pengambilan sampel dengan pertimbangan-pertimbangan/kriteria-kriteria tertentu. Biasanya teknik ini digunakan untuk studi kasus yang dimana aspek dari kasus tunggal yang representatif diamati dan dianalisis
      Peneliti ingin mengetahui model pembelajaran aktif, maka sampel yang dipilih yaitu responden yang ahli dalam bidang pembelajaran aktif, misalnya : guru, wakil kepala sekolah urusan kurikulum dan lain-lain
      Teknik pengambilan sampel dengan pertimbangan-pertimbangan/kriteria-kriteria tertentu. Biasanya teknik ini digunakan untuk studi kasus yang dimana aspek dari kasus tunggal yang representatif diamati dan dianalisis
      Peneliti ingin mengetahui model pembelajaran aktif, maka sampel yang dipilih yaitu responden yang ahli dalam bidang pembelajaran aktif, misalnya : guru, wakil kepala sekolah urusan kurikulum dan lain-lain
Pemilihan sampel didasarkan pada karakteristik tertentu yang dianggap mempunyai hubungan dengan karakteristik populasi yang sudah diketahui sebelumnya.
e.       Sampling Jenuh
      Teknik sampling jika semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Hal ini dilakukan jika jumlah populasi kurang dari 30.
      Jika terdapat 28 orang yang terseleksi sebagai peserta pertukaran pelajar ke Swiss, maka dalam hal ini, jumlah responden kurang dari 30 orang sehingga semua populasi dapat dijadikan sampel
f.        Snowball Sampling
Teknik sampling yang semula berjumlah sedikit kemudian anggota sampel (responden) menunjuk temannnya untuk menjadi sampel sehingga jumlahnya akan semakin banyak
Rencana Penelitian
         Untuk melakukan observasi dengan tujuan tertentu atau suatu penelitian jelas diperlukan suatu rencana kegiatan yang terinci, yang umum disebut rencana atau proposal penelitian
         Suatu rencana penelitian pada umumnya memuat pembahasan tentang sub-pokok bahasan sbb:
         Latar belakang
         Tujuan Penelitian
         Hipotesis
         Metode Pengumpulan Data
         Metode Analisis
Latar belakang
         Pada dasarnya latar belakang menjelaskan apa sebab penelitian dilakukan. Akan tetapi dianjurkan, pembahasannya disertai dengan hasil penelitian terkait yang telah dilakukan sendiri maupun oleh peneliti lain.
         Selanjutnya dapat dikemukakan perbedaan penelitian ini dengan penelitian yang lain.
         Latar belakang yang baik atau sempurna akan sangat menunjang penentuan permasalahan yang akan dikemukakan.
         Menentukan atau mendefinisikan permasalahan dipandang merupakan bagian yang terpenting dalam menyusun rencana penelitian.
         Permasalahan pada umumnya dikemukakan dengan kalimat bentuk pertanyaan, tetapi tidak merupakan keharusan.
Tujuan Penelitian
         Tujuan penelitian dapat dibedakan antara tujuan umum dan tujuan khusus. Secara sederhana tujuan suatu penelitian merupakan jawaban atau hasil pemecahan masalah yang dikemukakan
Hipotesis
         Hipotesis merupakan suatu argumen yang akan diuji kebenarannya dimana tidak setiap penelitian harus menuliskan hipotesisnya.
         Dalam bidang teknik sering kali hipotesis ini dimasukkan dalam tinjauan pustaka atau studi literatur apabila sudah ada sebelumnya atau jika itu merupakan perbaikan atau modifikasi dapat kita kemukakan terlebih dahulu.
Metode Pengumpulan Data
         Dalam bagian ini dikemukakan antara lain populasi, sampel dan cara pemilihannya, ukuran sampel, variabel dan instrumen yang akan digunakan. Jika menggunakan data sekunder atau primer yang dikumpulkan oleh peneliti lain atau lembaga tertentu, hal-hal tersebut juga dikemukakan
Metode Analisis
         Banyak sekali metode yang digunakan, berdasar pengalaman sering digunakan metode analitis statistika, yang merupakan perhitungan-perhitungan matematis untuk melihat kecenderungan suatu obyek penelitian.
         Ditinjau dari variabel yang diteliti dapat juga digunakan metode analisis multivariat yang menghubung-hubungkan proses antara berbagai variabel.
Bentuk Pengamatan
         Dengan memperhatikan perbedaan cara pengamatan atau bentuk observasi yang dilakukan, penelitian dapat dibedakan dalam kelompok sebagai berikut:
         Eksperimen yaitu eksperimen laboratorium dan eksperimen alamiah
         Penelitian Survai
         Penelitian Partisipasi
         Penelitian Kepustakaan
Eksperimen
         Pada dasarnya eksperimen dilakukan untuk mempelajari bagaimana pengaruh sebuah perlakuan atau lebih terhadap variabel respon yang diperhatikan
         Misal pengaruh unsur silikon terhadap besi cor kelabu (laboratorium), pengaruh pupuk atau obat tertentu pada hasil padi (alami/laboratorium) dan pengaruh penggunaan ganja terhadap masyarakat (alami)
Penelitian Survai
         Penelitian survai selalu dikaitkan dengan sampel, sehingga penelitian survai (survey research) juga disebut sampel survai.
         Misalnya, untuk mempelajari kadar pencemaran sungai dan perilaku penympangan seksual pada mahasiswa diambil sampel yang selalu merupakan bagian yang sangat kecil dari air sungai dan para mahasiswa yang ingin dipelajari.
Penelitian Partisipan
         Dalam penelitian semacam ini, si peneliti melakukan pengamatan atau observasi dengan berada di wilayah atau lingkungan yang diteliti sehingga proses dan peristiwa yang ada dapat dipelajari.
         Pada umumnya penelitian ini digunakan untuk penelitian bidang sosial, berkaitan dengan kegiatan ini kedudukan pengamat dapat berstatus sebagai :
1)      peserta penuh (complete participant)
2)      peserta sebagai pengamat (participant-as-observer)
3)      pengamat sebagai peserta (observer-as-participant)
4)      pengamat penuh (complete observer)
Penelitian Kepustakaan
         Yang dimaksud penelitian kepustakaan adalah penelitian yang dilakukan hanya berdasarkan atas karya tertulis, termasuk hasil penelitian baik yang telah maupun yang belum dipublikasikan.
         Contoh-contoh penelitian semacam ini adalah penelitian sejarah, berbagai penemuan rumus-rumus dibidang matematika dan statiska, dan lain sebagainya.
Validitas dan Reliabelitas
         Istilah validitas (validity) dipakai berkaitan dengan hasil pengukuran atau pengamatan, sedang istilah reliabilitas (reliability) dipakai berkaitan dengan alat yang dipakai untuk melakukan pengukuran (alat ukur atau instrumen pengumpulan data)
         Validitas atau tingkat ketepatan adalah tingkat kemampuan instrumen penelitian untuk mengungkapkan data sesuai dengan masalah yang hendak diungkapkannya. Dari sudut instrumen, pengukuran adalah kemampuan instrumen penelitian untuk mengukur apa yang hendak diukur secara tepat dan benar.
         Instrumen yang memiliki tingkat reliabilitas tinggi cenderung menghasilkan data yang sama tentang suatu variabel atau unsur-unsurnya, jika diulangi pada waktu yang berbeda pada kelompok sampel yang sama
         Setiap pengukuran atau deretan pengukuran dapat termasuk dalam klasifikasi :
  1. neither valid nor reliable (tidak valid dan tidak reliabel)
  2. valid but not reliable (valid tetapi tidak reliabel)
  3. reliable but not valid (reliabel tetapi tidak valid)
  4. valid and reliable (valid dan reliabel)
         Dalam hal ini kita menyadari bahwa alat ukur dan hasil pengukuran berkaitan atau merupakan satu kesatuan, sehingga kriteria validitas dan reliabilitas tidak dapat berdiri sendiri.
         Dan, kita selalu berusaha untuk membuat atau memakai alat ukur yang terpecaya (reliable) dengan hasil pengukuran yang valid.
Unsur Pokok Penelitian
Uraian tentang teori
Ibarat seorang nakhoda kapal yang tidak memiliki kompas, kemudian berlayar mengarungi samudera lautan lepas, pada akhirnya tidak pernah sampai tujuan. Demikianlah fungsi kompas itu, ia merupakan alat yang mampu menunjukkan arah kemana kapal harus berlayar, sehingga sampai ke tempat tujuan dengan selamat.
Dalam sehari-hari, teori merupakan prinsip-prinsip umum dari bidang keilmuan ataupun seni yang berlaku.  Teori merupakan pandangan-pandangan empiris yang disepakati secara umum.
Toeri lahir dari hasil penyaringan fakta-fakta yang terjadi sebelumnya dan dapat digunakan untuk menjelaskan suatu peristiwa atau mengatasi masalah tertentu.  Teori dapat memberikan jawaban atas persoalan serupa dalam lingkup peristiwa yang sama yang terjadi selanjutnya. Suatu teori akan mengalami perkembangan, dan perkembangan itu terjadi apabila teori sudah tidak relevan dan tidak berungsi lagi untuk mengatasi masalah.
Dalam penelitian, teori memberikan kerangka kerja bagi peneliti, sehingga dapat menuntun peneliti dalam melaksanakan penelitian sampai ditemukannya jawaban yang diinginkan.

cr: http://wardahcheche.blogspot.co.id/2014/01/probability-dan-nonprobability-sampling.html